Karya Ilmiah

Keinginan Harus Diciptakan Secara Sadar

Jika Anda tidak ingin menjadi penakluk, maka Andalah yang akan ditaklukkan. Anda akan ditaklukkan oleh emosi Anda, oleh ketakutan Anda, oleh rasa ketidaknyamanan Anda, oleh rasa was-was Anda dan oleh berbagai perilaku buruk Anda.

Keinginan, persis seperti otot Anda. Use it or lose it! Semakin sering Anda MELATIH KEINGINAN dengan mengikutinya menjadi tindakan nyata, maka keinginan Anda akan semakin kuat. Demikian seterusnya. Dan jika Anda berhasil memupuknya, maka Anda telah membuka jalan untuk menelusuri rantai keinginan Anda sampai ke puncaknya. Itulah kekuatan keinginan.

Maka, salahlah orang yang mengira bahwa keinginan adalah benda statis yang pasif dan melintas begitu saja. Sebaliknya, keinginan adalah benda hidup yang bisa DICIPTAKAN, DITUMBUHKAN dan DIBESARKAN semaksimal mungkin. Batasnya hanyalah akal dan keterbatasan manusia. Keinginan yang besar ada pada diri setiap orang. Hanya saja, ada yang memilih untuk menghentikannya, atau menganggap itu bukan keinginannya, atau merasa tidak mungkin bisa mencapainya, dan ada pula yang percaya pada keinginannya dan sangat ingin mencapai apa yang diinginkannya.

Keinginan seorang anak TK untuk menjadi dokter, belum merupakan keinginan puncak. Itu keinginan anak-anak. Saat anak itu bertambah usia, keinginan itu akan dibreakdown menjadi keinginan untuk terus sekolah sampai SMU, dan kemudian keinginan untuk kuliah di fakultas kedokteran.

Saat kuliah, keinginan itu sangat mungkin bisa 'gembos' di tengah jalan. Misalnya, karena orangtuanya bangkrut, tidak bisa membiayai lagi, dan dirinya sendiri belum bekerja. Haruskah keinginannya itu dipupuskan? Tidak! Keinginan itu sebenarnya tetap bisa dipertahankan, sehingga keinginan itu tetap bisa dicapai. Jika ia bisa mempertahankan keinginan itu, maka keinginan itu telah menjadi keinginan puncaknya. Setidaknya, sampai ia selesai kuliah. Menjadi dokter, dan mulai MENCIPTAKAN keinginan puncak yang baru, yang lebih tinggi dan lebih besar lagi.

Lantas, bagaimanakah Anda harus melatih keinginan Anda, dari sekedar 'kepengen' alias 'mupeng', menjadi keinginan yang terus tumbuh dan berkembang menjadi keinginan puncak Anda? Bagaimanakah Anda bisa memelihara dan mengobarkan semangat, kemauan dan keinginan Anda?