KUNJUNGAN BENCHMARK SPMI STIE PBM KE UNIVERSITAS TRIDINANTI, PALEMBANG 2026
Palembang, 24 Agustus 2026 — Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen (STIE PBM) melaksanakan kunjungan benchmarking ke Kantor Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Tridinanti pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan budaya mutu sekaligus pembelajaran terhadap praktik-praktik baik dalam pelaksanaan penjaminan mutu di perguruan tinggi.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua SPMI STIE PBM, Boyke Hatman, SE., MMSI., M.Si., didampingi oleh jajaran pimpinan dan tim penjaminan mutu, yang terdiri atas Sekretaris SPMI, Koordinator Penjaminan Mutu Internal, serta tiga orang staf pendukung.
Rombongan STIE PBM disambut hangat oleh jajaran LPM Universitas Tridinanti yang dipimpin oleh Dr. Dian Yulistarini, MM, beserta para staf. Dalam pemaparannya, Dr. Dian Yulistarini menjelaskan bahwa sistem penjaminan mutu di Universitas Tridinanti dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui keterlibatan seluruh elemen yang ada di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Dr. Msy Mikial, S.E., M.Si., Ak., CA., CSRS, selaku Dekan, menekankan pentingnya pendampingan dalam proses akreditasi dan pemeringkatan, baik pada tingkat program studi maupun departemen. Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam mempersiapkan institusi menghadapi proses evaluasi eksternal secara efektif.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Tridinanti juga menegaskan pentingnya penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten. Implementasi siklus tersebut, disertai komitmen seluruh jenjang organisasi, menjadi fondasi penting dalam membangun dan memperkuat budaya mutu institusi secara berkelanjutan.
Tujuan dari Benchmarking ini adalah guna Menambah wawasan tentang strategi dan kebijakan pengembangan sistem penjaminan mutu dari perguruan tinggi lain di Indonesia yang telah menerapkan sistem penjaminan mutu dengan baik. Mengetahui, mempelajari, dan membandingkan struktur organisasi penjaminan mutu di Universitas Tridinanti dengan SPMI STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen.
Mengetahui implementasi dan pengembangan standar mutu di Universitas Tridinanti, Palembang serta mengembangkan sistem penjaminan mutu yang lebih baik di STIE PBM berdasarkan hasil benchmarking.
Benchmarking penting dilaksanakan guna mengetahui tingkat capaian standar yang dimiliki dengan standar eksternal secara berkelanjutan dengan tujuan untuk peningkatan mutu.
Benchmarking juga dapat digunakan untuk mengenal dan mengevaluasi proses ataupun produk saat ini, sehingga dapat menentukan cara atau best practice untuk meningkatkan dan memperbaiki proses maupun kualitas pendidikan tinggi. Kegiatan benchmarking yang dilaksanakan di Universitas Tridinanti dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan standar mutu, baik mutu ademik maupun nonakademik.
Dalam hal ini, melalui kegiatan benchmarking dapat dilakukan perbandingan antara proses dan sistem yang telah dirancang oleh Universitas Tridinanti dengan fungsi pendidikan tinggi yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi lain. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi SPMI STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen dalam merancang pengembangan sistem penjaminan mutu internal yang lebih adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.